Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

28 Juni 2009

ABG Dominasi Gerak Jalan Sehat BNP

Banjarmasin, KS Jajaran Badan Narkotika Provinsi (BNP) Kalsel kembali menggelar gerak jalan sehat sebagai salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2009. Gerak jalan santai yang memulai rute di halaman kantor Gubernur Kalsel Jalan Sudirman tersebut nampak didominasi para anak baru gede (ABG), pelajar dan mahasiswa dengan seragam yang disediakan panitia. Jalur yang dilalui peserta gerak jalan yang bekerja sama dengan salah satu radio swasta di Banjarmasin itu antara lain Jalan Sudirman, Suprapto, Haryono, RA Marthadinata, dan Lambung Mangkurat. Kalakhar BNP Kalsel, H Syahbani, S Sos, MM mengatakan kegiatan ini salah satu dari 8 item yang dilaksanakan untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba di masyarakat, khususnya generasi muda yang paling mudah terpengaruh. Supaya bahaya narkoba ini dapat diminimalisir penyebarannya dan untuk penyembuhan bagi yang terlanjur menjadi korban, peran keluarga sangat diharapkan dengan cara aktif melapor kepada pihak terkait untuk minta pengobatan. “Keluarga jangan takut melapor bila ada anggota keluarganya yang kena narkoba,” ujarnya disela sela kegiatan gerak jalan santai, Minggu (28/6). Mereka yang menjadi korban barang hatam ini lanjutnya akan dibantu secara gratis selama penyembuhan dengan catatan tidak terkait aspek hokum.”Kalau dalam proses hukum tidak bisa. Mereka yang dengan kesadarannya minta diobati akan kita Bantu,” janjinya. Bantuan BNP lanjutnya, tidak sebatas pengobatan di daerah yang dalam hal ini ditangani RSJ Sambang Lihum. Namun bisa memang diperlukan karena kondisi yang parah, bisa direkmendasikan ke Pusat Sentral Rehabilitasi Residen Narkoba (PSRRN) Kido Bogor Jawa Barat. Namun Syahbani menyayangkan, saat ini masih sedikit keluarga yang melaporkan anggota keluarganya yang menjadi narkoba NAPZA, padahal bagi pasien yang dirawat di RSJ Sambang Lihum untuk Kasus Narkoba diberikan pelayanan cuma-cuma, tanpa dipungut biaya. Gerak jalan santai diikuti Ketua BNP Kalsel, HM Rosehan NB SH didampingi Aida Muslimah Rosehan dan sejumlah pejabat di jajalan Pemprov Kalsel serta mitra kerja BNP Kalsel. Rosehan menilai olahraga jalan santai merupakan sarana efektif untuk sosialisasi masalah narkoba karena olahraga ini banyak diminati masyarakat. Disamping biaya murah dan meriah. Selain hiburan, panita gerak jalan menyediakan ratusan bingkisan dan hadiah seperti kipas angin, dispenser, magic jar, jam dinding, dan lain lain yang merupakan partisipasi dari sejumlah dinas dan badan di Pemprov Kalsel, BPD Kalsel dan pihak swasta. slm

02 Maret 2009

Racer Daerah Minati Event Kejuaraan

FOTO BERSAMA-Sejumlah racer muda dari berbagai daerah melakukan foto bersama Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin sebelum mulai bertanding di Kejurda Road Race Gubernur Cup 2 tahun 2009 di lapangan Murdjani Banjarbaru. (foto ist/brt) Banjarbaru,Ks Minat kalangan muda di Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap olahraga road race boleh dibilang tinggi. Indikasi ini terlihat dari banyaknya pembalap pemula yang ikut dalam event kejuaraan seperti yang baru digelar yakni Kejuaraan Daerah (Kejurda) Road Race Gubernur Cup 2 tahun 2009. Tidak kurang 300 pembalap (racer) muda dari 13 kabupaten kota se Kalsel, adu nyali dan unjuk kebolehan di Kejurda Road Race Gubernur Cup 2 yang memilih lokasi pertandingan di lapangan Murjani Banjarbaru, Minggu lalu . Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin sebelum mengibarkan bendera star sebagi tanda dimulainya pertandingan, mengatakan siap memfasilitas kegiatan seperti yang dilakukan jajaran Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel. Rudy Ariffin berharap ajang ini mampu melahirkan racer racer daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kejuaraan diikuti pembalap pemula dengan beberapa sesi pertandingan dengan sistem gugur dan setiap babak penyisihan diambil 3 racer yang tercepat dan di babak final akan diambil 5 tercepat mencapai garis finis. Lintasan yang harus diselesaikan racer sebanyak 6 putaran (lap) dengan kelas yang dipertandingkan meliputi kelas motor bebek 4 tak berkapasitas 120 cc sampai 125 cc dan kelas special matic motor. Ketua Penitia Pelaksana Kejurda Road Race Gubernur Cup 2, Rudy Indra Jaya mengatakan pihaknya sengaja memilih sirkuit lapangan DR Murdjani karena letak yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat Kota Banjarmasin dan Banjarbaru maupun sekitarnya. Ketua IMI Kalsel, H Rusliansyah mengatakan, Kejurda Road Race Gubernur Cup 2 ini merupakan even resmi dari organisasi pihaknya dan sudah menjadi agenda kerja IMI tahun ini. Diakui, organisasi ini masih kekurangan even, khususnya yang bertujuan untuk membina pembalap pembalap muda di Kalsel. Adanya kegiatan ini lanjutnya, membantu pihaknya melakukan pembinaan racer pemula di daerah, sehingga tidak memilih jalan umum untuk menyalurkan hobi mereka. “Hobi mereka bisa tersalur dengan terarah,” ujarnya. Rusliansyah mengaku gembira ats terlibatnya banyak pihak dalam kegiatan tersebut seperti dari Suzuki, Yamaha dan Honda yang diharapkan partisipasi tersebut lebih baik lagi pada kesempatan mendatang. slm

09 September 2008

Atlet Diminta Bersikap Idealis

Banjarmasin, KS Dalam urusan pembinaan dunia olahraga, Wakil Gubernur Kalsel, HM Rosehan NB SH mengatakan, perlu terjalin hubungan emosional antara pemerinta daerah dengan para atlet, sehingga terjadi ikatan untuk saling mendukung dan memajukan satu sama lain. Pemerintah menurutnya memang terus melakukan evaluasi prestasi olahraga di daerah dari berbagai even dan terus berupaya meningkatkan kelengkapan fasilitas pedukung. Sebaliknya, atlet diminta lebih bersikap idealis dan mencintai daerah, sehingga tidak mudah tergiur dengan tawaran daerah lain hanya lantaran honor yang lebih besar. "Dalam dunia olahraga, jual beli pemain memang wajar, itu sebabnya perlu ada hubungan emosional yang harus diperhatikan danatlet harus bersikpa idealis," ujarnya usai mengikuti peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Gubernur Kalsel, Selasa (9/9). saat upacara, Rosehan membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Adhiyaksa Dault yang antara lain mengatakan, Haornas ini memiliki makna khusus dalam perjalanan bangsa dan negara Indonesia, tanggal 9 September ditetapkan sebagai Haornas sekaligus mengumandangkan slogan sebuah gerakan nasional berupa panji olahraga yaitu Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olahraga. Dikatakan Menpora , peringatan Haornas tahun ini mengangkat tema 'Pembangunan Olahraga Menuju Masyarakat Madani' yang mengandung maksud pembangunan olahraga dapat menjadi inspirasi bagi terwujudnya nilai-nilai keadaban di masyarakat sehingga harapan untuk memasuki gerbang masyarakat madani menjadi kenyataan. Sebelum acara dibubarkan, Pemprov Kalsel menyerahkan bonus bagi atler Kalsel yang berhasil meraih medalil emas, perak dan perunggu di PON dan Porcanan di Kaltim beberapa waktu lalu. Peraih medali emas mendapat uang Rp100 juta, Perak senilai Rp40 Juta dan Perunggu sebesar Rp20 juta. Total biaya yang diberikan kepada atlet Kalsel mencapai Rp2,3 miliar.