30 Maret 2009

Peringatan Maulid PKK

Peringatan Maulid Jangan Sebatas Seremonial Sejumlah anggota dan pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Kalsel bersama jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) dan organisasi kewanitaan setempat, Senin (30/3) menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad saw di Griya Cendramata Banjarmasin. Selain dimeriahkan syair maulid kelompok nasyid, acara dilengkapi dengan penyampaian tausiah oleh ustadz, Drs H Ubaidillah Lc MA yang diundang khusus pengurus PKK Kalsel dari Jakarta. Diawal acara, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kalsel, Hj Hayatun Fardah mengingatkan jajarannya agar peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw ini tidak sebatas seremonial semata.“Kalau hanya seremonial, kita akan kehilangan maknanya,” ujar istri orang nomor satu di Kalsel tersebut. Peringatan semacam ini lanjutnya, hendaknya dilakukan dengan ikhlas dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari apa yang menjadi ajaran yang disampaikan Nabi Muhammad saw. Memperingati kelahiran nabi menurutnya lagi, merupakan bukti kecintaan terhadap nabi Muhamad saw. Alasan itulah, kegiatan yang digelar TP PKK Kalsel ini mengangkat tema, cintai Rasululah dengan melaksanakan ajarannya, berpegang pada Al qur an dan hadist dalam melengkapi kehidupan.“Rasulullah akan bangga bila kita juga mengamalkan ajarannya,” ucapnya. Sementara itu, Drs H Ubaidillah Lc MA mengatakan, wujud kecintaan kepada Rasulullah saw adalah dengan membaca Al-Qur`an secara lengkap, walaupun dengan waktu yang cukup lama, akan baik lagi dapat memahami arti isi kandungan dan mengamalkan Al Qur`an tersebut. Dikatakan, memang berat untuk mengamalkan isi dan kandungan Al qur`an. Itu sebabnya, perlu tahu terlebih dulu makna cinta yang sebenarnya. Keikhlasan dan kesabaran merupakan kunci untuk menjalankan dan mengamalkan kecintaan kepada Rasulullah saw. Acara diakhiri dengan talkshow bersama peserta yang dipandu Siti Adawiyah. Beberapa peserta nampak aktif melontarkan beberapa pertanyaan seputar kelahiran nabi dan permasalah lainnya. slm/mun

KPU belum Temukan Pelanggaran Administratif Kampanye Parpol

KONVOI-Massa salah satu parpol melakukan konvoi di jalan ketika menuju arena kampanye terbuka.(foto nash/brt) Banjarmasin,KS Kampanye terbuka partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (pemilu) tanggal 9 April yang dimulai secara efektif, Selasa (17 /3) lalu, masih berjalan aman tanpa ada pelanggaran administratif. ”KPU belum menemukan laporan pelanggaran administratif selama kampanye. Artinya kampanye di Kalsel berjalan aman aman saja,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Drs H Mirhan AM MAg pada acara jumpa wartawan di gedung PWI Kalsel, Senin (30/3). Hal serupa lanjutnya, terjadi pada kampanye calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kalsel yang diikuti 35 orang. Soal adanya keterlibatan anak saat kampanye, hal itu menurutnya masih dapat ditolerir lantaran penyertaan anak anak dibawah umur tersebut karena ikut orangtua mereka, bukan mobilisasi pihak parpol. “Kalau sudah minggu tenang, semua parpol wajib membersihkan atributnya,” ujar Mirhan mengingatkan. Terkait masa tenang nanti, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel akan mengisi mengisi masa tersebut dengan sosialisasi kepada masyarakat guna pemantapan proses pemilu mendatang. "Kesempatan di masa tenang akan kami gunakan sosialisasi mengenai Pemilu," ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kebangpol linmas) Kalsel, Fakhruddin. Hal ini dilakukan menurutnya, karena sosialisasi di masyarakat seputar pemberian hak suara masih kurang maksimal dan itupun diakui pihak KPU lantaran keterbatasan dana operasional. "Namun, pada masa kampanye kami sengaja tidak memanfaatkan waktu untuk sosialisasi Pemilu, tapi sepenuhnya kami beri kesempatan kepada partai politik (parpol) ataupun calon anggota legistlatif (caleg) dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk kampanye," terangnya. Kepala Biro Humas Setdaprov Kalsel, Hermansyah yang juga salah satu anggota Tim Koordinasi Penunjang Kegiatan Pemilu menambahkan, sosialsasi yang bakal gencar selama masa tenang berkaitan dengan upaya menyukseskan pemilu. “Nanti pada H-2, akan diumumkan melalui media cara pemberian tanda dan ajakan ke TPS,” ucapnya. slm

17 Maret 2009

Jalan Rusak

AMBLAS-Kerusakan jalan yang ada di jalur kecamatan Anjir Pasar-Wanaraya seringkali menyebabkan mobil yang melintas terpejebak. Nampak mobil rombongan press room Pemprov Kalsel amblas saat melintasi jalan tersebut. (foto ist/brt) Jalur Anjir - Marabahan Rusak Berat Banjarmasin, Kn Jalur yang menghubungkan Kecamatan Anjir Pasar dengan Marabahan saat ini mengalami kerusakan cukup parah, tepatnya di antara Anjir-Wanaraya dengan panjang 17,5 kilometer. Rusaknya jalan milik Pemprov Kalsel tersebut lantaran tingginya mobilisasi truk angkutan material untuk sejumlah proyek jalan Kabupaten Barito Kuala (Batola) ditambah angkutan kepala sawit yang melebih kapasitas. “Daya tahan jalan hanya 6 ton, tapi muatan truk yang melintas sekitar 8 ton,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalsel, Ir Arsyadi kepada wartawan. Pembuatan jalan dimulai tahun 2004 dan selesai tahun 2007. Bersamaan dengan itu, Pemkab Batola membangun sejumlah ruas jalan kabupaten yang ada di kawasan jalan, sehingga mobilisasi truk pengangkut material, melintas jalur yang pada akhirnya menyebabkan banyaknya kubangan dan lubang. Pihaknya lanjut Arsyadi, sudah meminta dinas perhubungan memasang rambu larangan melebihi kapasitas jalan, hanya saja peringatan tersebut nampaknya tidak dihiraukan sehingga berdampak pada kerusakan sekarang. Untuk perbaikan kondisi jalan, akan dianggarkan sekitar Rp15 miliar dalam dua tahun anggaran yakni APBD Perubahan tahun 2009 danAPBD tahun 2010. “Tahun ini akan kita anggarakan di APBD Perubahan,” janji Arsyadi usai acara ekspose peternakan danpanen ternak hasil pemurnian sapi Bali di Desa Sidomulyo Kecamatan Wanaraya Kabupaten Batola, Senin. Di tempat yang sama, Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin juga berjanji kepada masyarakat setempat untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Gubernur bahkan menyaksikan dan melintasi sendiri jalan tersebut. “Mudahan 2010 nanti, jalan ini sudah baik lagi,” ujarnya yang disambut tepuk tangan warga Desa Sidomulyo dan sekitarnya. slm

10 Maret 2009

Sungai Martapura Tercemar

Sungai Martapura yang masih digunakan untuk keperluan MCK BLH Uji Kualitas Air Sungai Martapura Banjarmasin, Kn Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membentuk tim khusus untuk menguji kualitas air Sungai Martapura yang beberapa hari terakhir terjadi tingkat kekeruhan yang tinggi. Penelitian dilakukan kawasan hulu yakni daerah Riam Kanan dan Riam Kiwa yang terletak di Kabupaten Banjar dengan 13 parameter pengujian kualitas air antara lain warna, kekeruhan, TSS, TDS, DO, Fe, PH, Hg, Arsen, Pb, BOD dan COD. “Anggota tim menyanggupi dalam tiga hari hasilnya sudah bisa diketahui, “ ujar Kepala BLHD Kalsel, Ir Rahmadi Kurdi kepada wartawan, Selasa (10/3). Terjadinya perubahan yang esktrim sekarang lanjutnya, dicurigai lantaran ada kesalahan pengelolaan lingkungan di kawasan hulu yang bisa saja disebabkan adanya kegiatan penggalian atau aktivitas penambangan bahan tertentu. Sungai Martapura berhaluan di kawasan Sungai Pinang yang sub daerah aliran sungainya ada di Rian Kanan dan Rian Kiwa serta di kawasan pegunungan Maratus. Disanalah disinyalir menjadi sumber kondisi air sekarang yang sulit digunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih untuk diolah sebagai air bersih. Rahmadi menilai wajar, bila PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin terpaksa menghentikan produksi air bersihnya lantaran air Sungai Martapura sebagai air baku perusahaan tersebut tingkat kekeruhannya sangat tinggi. “Inilah sebagai dampak dari kesalahan pengelolaan lingkungan, semua orang akan merasakan akibatnya, belum termasuk bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya mengingatkan. Rahmadi bahkan tidak bisa memprediksi kapan kondisi air Sungai Martapura bisa normal, karena sepanjang curah hujan masih tinggi di kawasan hulu, kondis air yang sampai ke Banjarmasin tetap seperti kondisi sekarang. “Dari hasil penelitian ini nanti kita akan tahu kegiatan apa yang menyebabkan kondisi air seperti ini,” ujar Rahmadi lagi. Seperti diberitakan sebelumnya, PDAM Bandarmasih menghentikan pengolahan air Sungai Martapura lantaran tingkat kekeruhan air yang bisa diolah menjadi air bersih itu maksimalnya hanya 500 NTU (Nephelometric Turbidity Unit)) namun secara mendadak tingkat kekeurahan air Sungai Martapura mencapai 3000 NTU lebih. Dengan tingkat kekeruhan semacam itu tidak mungkin bisa diolah menjadi air bersih, karena bahan kimia pembersih air, serta fasilitas instalasi pengolahan air (IPA) tidak mampu mengolah air bersih dengan tingkat kekeruhan setinggi itu. Selain tingkat kekeruhan yang tinggi, tingkat warna juga sangat tinggi, sudah mencapai 5000 PTCO (Platinum Cobalt Secle), padahal ambang batas hanya 1500 PTCO. Oleh karena itu, dengan terpaksa untuk sementara produksi air bersih PDAM dihentikan sementara seraya mencarikan solusi mencari air baku yang lebih baik, akhirnya pada pagi hari air baku dicarikan dari Irigasi Riam Kanan dengan kapasitas 500 liter per detik. Bila kemampuan hanya 500 liter per detik, berarti produksi air bersih PDAM tinggal 30 persen saja lagi, karena di saat normal produksi air bersih 1500 liter per detik. Akibat persoalan tersebut maka pelayanan air bersih sekarang hanya bisa melayani kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin Selatan, dan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Sementara Banjarmasin Utara dan Barat terpaksa dihentikan. slm

09 Maret 2009

Jumat, SBY Serahkan Pagu PNPM di Kalsel

Banjarmasin, KS Kalimantan Selatan kembali kedatangan pemimpin negara dalam pertengahan Maret ini. Presiden Susilo BambangYudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dijadualkan berkunjung ke Bumi Lambung Mangkurat ini, namun pada waktu terpisah. SBY dijadualkan berkunjung, Jumat (13/3), untuk menyerahkan pagu bantuan langsung masyarakat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) tahun 2009 untuk Kalsel. Namun belum dipastikan tempat penyerahan dan jumlah dana tersebut, termasuk agenda lainnya, yang akan dilakukan Kepala egara dan rombongan nanti. ”Kesiapan menyambut kedatangan R-1 (presiden,red) sudah dirapatkan dengan Korem (Korem 101 / Antasari, red), pengamanan sudah disiapkan,” ujar Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin usai mengikuti peringatan maulid, Senin (9/3) di Desa Banua Halat, Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin. Kemudian pihak Pemprov Kalsel lanjutnya, sudah menyiapkan kelompok kelompok penerima PNPM yang akan bertemu dengan presiden SBY sekaligus menerima pagu tahun 2009. SBY juga dijadualkan melakukan salat Jumat di salah satu mesjid yang belum dipastikan tempatnya. Sehubungan dilakukannya rehabilitas dan pemeliharaan lingkungan Mesjid Raya Sabila Muhtadin, kemungkinan besar tempat tersebut tidak bisa dipakai rombongan presiden. Begitu juga dengan mesjid Jami Sungai Jingah, informasinya tidak dilakukan disana karena sebelumnya SBY sudah pernah melakukan salat Jum at. Kabar lain, ada kemungkinan salat bersama berlangsung di Mesjid Karomah Martapura Kabupaten Banjar. Penyerahan PNPM oleh SBY sudah dilakukan di beberapa provinsi seperti Provinsi Jawa Timur tanggal 18 Pebruari 2009 lalu dan Nagroe Aceh Darusaalam tanggal 23 Februari, serta sejumlah tempat lainnya. Di beberapa kesempatan, presiden meminta agar bantuan untuk masyarakat melalui PNPM ini tepat sasaran dan jangan ada yang menyimpang. Khusus PNPM Mandiri untuk 2009 secara nasional mencakup 6.800 kecamatan dan masing-masing mendapatkan bantuan maksimal sebesar Rp3 miliar setiap tahun. Adapun kedatangan Wapres, Jusuf Kalla di Kalsel, rencananya akan meresmikan peletakan batu pertama pembangunan pabrik baja di Kecamatan Batulicin Kabupaten Tanahbumbu. Ground Breaking dijualkan tanggal 19 Februari, lebih cepat dari informasi sebelumnya yakni tanggal 26 Februari sebagaimana beberapa kali disampaikan gubernur diberbagai kesempatan. slm